Friday, October 16, 2015

1 tahun lagi




Hidup setelah pulang exchange, kembali ke realita akan mimpi yang di angankan.

Banyak yang sering nanya kenapa ga kembali ke luar negeri aja..
Dude, it's not that easy.
Yep gue punya mimpi untuk kembali ke Negara si Paman bernama Sam, kalau S1 ga bisa, Amin S2 semoga bisa. Jalan setiap orang kan berbeda. 

Sekarang ini gue duduk di bangku kelas 12, SMA Cinta Kasih Tzu Chi. Kembali lagi ke realita rambut yang harus berkepang dua (untung udah potong rambut jadi lebih pendek jadi ga di kepang ;)). *Akan gue post di post berikutnya. Kembali lagi ke realita mengejar angka-angka di raport. Kembali lagi ke realita bahwa hidup gue ga berakhir di masa exchange aja. Gue masih harus fokus sama UN, dan diterima di perguruan tinggi yang gue impikan dengan biaya sendiri aka beasiswa aka Financial Aid.

Yep. Yang terakhir ini berat.. Katanya.. Tapi gue yakin gue bisa. There should be a way.

Jalan masih panjang setelah masa exchange berakhir. Kalau berasumsi bahwa dengan pergi ke luar negeri jadi siswa pertukaran pelajar sekembalinya pasti memiliki masa depan cerah yang gemilang nan mulus, itu bukan realita pastinya, tapi saya aminkan. Gue nyadar bahwa masa exchange satu tahun di Amerika Serikat adalah masa yang paling teringat dan salah satu masa yang berpengaruh besar dalam pembentukan diri gue sejauh ini. Tapi memang harus nyadar kalo itu bukan segalanya dan gue masih bukan apa-apa dibandingkan orang-orang luar biasa di luar sana yang telah banyak melakukan hal untuk berkontribusi pada masyarakat. Masa depan gue tergantung sama bagaimana gue menyiapkan diri gue sebaik mungkin dan bagaimana gue ngejalaninnya. 

In the end, semuanya kembali ke realita dan harus bersaing dengan yang lainnya bukan?

Selain itu banyak juga yang nanya jurusan.

Jurusan yang tepat mungkin undecided, sejujurnya banyak yang membuat saya tertarik akan suatu hal. Diplomasi, hubungan internasional, Computer science, nanotechnology dan masih banyak lagi. Semacam kampus jenis liberal arts colleges (kampus yang memberi pilihan bagi mahasiswanya untuk masih bisa memilih sampai tahun kedua perkuliahan) mungkin yang gue butuhkan.

Gue membanyangkan akan berada dimana gue 1 tahun dari sekarang. Banyak sekali mimpi yang ingin gue raih. Rasa khawatir akan masa depan itu tinggi. Memang kampus tidak menentukan 100% mengenai masa depan gue. Tapi gue yakin itu merupakan hal utama yang mempengaruhi kehidupan apa yang akan gue jalani nantinya. Edukasi itu membawa kedamaian dan penting banget buat gue. Lagi gue mengutip, "Education breeds confidence, Confidence breeds hope, Hope breeds peace.".

Semalam, gue baru mendapat pesan ini, beasiswa 100% DP3 di Bina Nusantara University untuk Double Degree - S1 Teknik Informatika & Statistika. Belum memutuskan dengan penuh sampai detik ini. 

Binus University itu gue akui bagus banget di jajaran Universitas Swasta, apa lagi bidang TI. 

But still, masih merasa ini terlalu dini untuk memutuskan early decision universitas yang ingin gue tuju. 

Dimanakah saya berada 1 tahun lagi?