Seleksi Nasional KL-YES 2014-2015 , 1322 - Batch 1
Friday, December 27, 2013
By Ellen Livia - 4:38 PM
By Ellen Livia - 4:38 PM
Alohaaaaaa
Beberapa hari lalu, tepatnya tanggal 23 Desember 2013 aku mendapatkan surat kelulusanku sebagai calon penerima beasiswa penuh pertukaran pelajar yang disponsori oleh US Department Of State! Yep! dalam keikutsertaanku di YES National Selection Year Program 2014/2015.
Finally, I made it! USA! i wish i'll be there next year!
Setelah melewati berbagai seleksi yang cukup panjang, namun selalu memorable untukku, akhirnya aku lolos. FYI, Dari sekolahku yang daftar itu 7 orang. Namun yang ikut Seleksi Tahap 1 hanya 5 orang, yang lolos sampai ikut Seleksi Tahap 2, ada 3 orang, begitu juga yg lolos ke seleksi tahap 3 ada 3 orang. Namun di seleksi 3, 1 diantara kami tidak lolos. Dan akhirnya yang dapat program KL-YES Full Scholarship dari sekolahku ada 2 orang, yaitu Aku dan Ivana!
Menjadi 10 diantara 1000an orang yang ikut seleksi di Chapter Jakarta itu pencapaian yang tentunya harus aku syukuri! Jadi, seleksi ini bertahap-tahap! Seleksi 1,2,3 yang diadakan di Chapter, Seleksi berkas nasional (berkas penjurian di masing-masing Chapter mengalami penjurian di Tingkat Nasional), Pengisian Form AFS (Untuk Indonesia, negara Tujuan ada 26), Home Interview, Pembagian Program ( AFS, KL-YES atau aku lupa namanya Kimonakari kah(?) ).
Tahun ini, Di Bina Antarbudaya, Untung Program Kimonakari (aku lupa namanya apa), tujuannya adalah Jepang! Untuk Program AFS, negara tujuannya adalah Amerika Serikat, Argentina, Brazil, Meksiko, Belanda, Belgia, Ceko, Denmark, Finlandia, Hungaria, Iceland, Italia, Jerman, Latvia, Norwegia, Perancis, Rusia, Swedia, Swiss, Turki, China, Filiphina, India, Jepang, Malaysia, Thailand. Untuk Program KL-YES (Kennedy Lugar - Youth Exchange and Study) , negara tujuannya hanya Amerika Serikat karena program ini 100% disponsori oleh US Department of State, namun pada akhirnya dikelola oleh AFS-USA juga. Jadi, yang membedakan AFS dan YES adalah pemberi beasiswa dan negara tujuannya saja, Kedua program ini tetap di jalankan oleh lembaga AFS (American Field Service).
FYI, sejak beberapa tahun lalu, AFS itu tidak full scholarship karena mulai berkurangnya sponsor dan donatur yang membiayai keberangkatan siswa. AFS adalah beasiswa parsial, orang tua boleh berkontribusi untuk membantu yayasan ini semampu masing-masing. Aku rasa, karena YES ini Full Scholarship a.k.a Gratis makanya ada seleksi tambahan, yaitu seleksi nasional di Wisma Handayani, 14 -16 November 2013 (Batch 1)
FYI, sejak beberapa tahun lalu, AFS itu tidak full scholarship karena mulai berkurangnya sponsor dan donatur yang membiayai keberangkatan siswa. AFS adalah beasiswa parsial, orang tua boleh berkontribusi untuk membantu yayasan ini semampu masing-masing. Aku rasa, karena YES ini Full Scholarship a.k.a Gratis makanya ada seleksi tambahan, yaitu seleksi nasional di Wisma Handayani, 14 -16 November 2013 (Batch 1)
Langsung ke ceritaku!
Macbeth :
"Bagaimana pasien Anda?"
Dokter :
"Tak terlalu parah Tuan. Karena dia terganggu oleh khayalan-khayalannya. Itulah yang membuatnya gelisah."
Macbeth :
"Sembukan dia;
Sembuhkan penyakit-penyakitnya;
Petik kesedihan dari ingatannya;
Hapus kesulitan-kesulitan di otaknya;
Dan berikan bebeapa penangkal kelalaian;
Bersihkan isi dada dari hal-hal yang menyakitkan."
Dokter : "Si pasienlah yang harus melakukan itu semua."
Banyak hal yang terkadang tak bisa aku mengerti dengan pikiran yang aku tak tahu sejauh mana batasnya. Ada kalanya, ketika kita tak sependapat dengan orang lain. Bahkan dengan orang terdekat kita sekalipun. Aku pernah berkata bahwa tidak mudah untuk fokus kepada hal-hal yang berbeda. Ketika menganggap bahwa semua hal itu adalah penting, pasti fokus akan terpecah belah.
Tadi itu..
Aku dan 5 orang lainnya dicalonkan untuk maju sebagai pasangan Kandidat Ketua OSIS & Wakil Ketua OSIS.
Jones or Jovi???
Sekarang ini, lagi ngetrend nih yang namanya Jones (re: Jomblo Ngenes). Kalau menurut saya, setiap jomblo itu belum tentu ngenes. Tergantung gimana kita hadapinnya.
Sejak saya kenal anak bernama Jovian, adik kelas yang selalu happy, walaupun ia jomblo dan diberi tumpukkan soal macam kode-kode penuh arti sebanyak apapun, hidupnya kaya ga pernah galau! Dan, saya pun menemukan istilah baru!
Jovi!


